Kamis, 21 Januari 2021, Takalar yang memiliki garis pantai dengan panjang kurang lebih 72 km pada bentangan Selat Makassar dan Laut Flores, hal tersebut membuat Kabupaten Takalar masuk ke kategori rawan bencana Abrasi Pantai.
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Takalar (H. M. Nasir Rahman, S. Sos., M.M), memberikan arah kepada Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana untuk terus melakukan pemantauaan terhadap wilayah-wilayah yang rawan bencana abrasi.
Berikut Rangkuman Laporan Pemantauaan
Kepada Yth.
1. Ka. BNBP pusat di Jakarta
2. Ka. BPBD Prov. Sulsel
3. Bupati Takalar
Bahwa telah terjadi
Kejadian : Kegiatan Memantau wilayah rawan Abrasi pantai
Kabupaten/Kota : Takalar
Hari/Tgl : 21 Januari 2021
Waktu : Pukul 10.15 Wita
Lokasi : Dusun Kanaeng Desa Persiapan Kanaeng Kec. Galesong Selatan
Kronologis: Tingginya gelombang air laut dan cuaca ekstrim sehingga mengakibatkan terkikisnya bibir pantai dan adapun beberapa rumah yg terdampak dari akibat bencana tersebut.
Korban : Nihil
Upaya yg telah dilakukan :
1. Melakukan Pemantuan daerah pesisir Pantai
2. Membuat laporan Kegiatan Pemantauan Wilayah rawan Abrasi Pantai.
Sumber :
1. TRC PB
TRC yang bertugas :
1. Harlinah
2. Hardianti, S.Pd
Operator : Sukardi Reskiawan, S.IP
*BPBD KABUPATEN TAKALAR
*Alamat : Jl. Ranggong Dg. Romo Kel. Pappa Kec. Pattallassang
*No Telp/Fax : 0418-21116
*Call Centre/SMS/WA :
Kalaksa 0851-4540-4888
*Email : bpbdkab.takalar10@gmail.com
*Website : http://bpbdkabtakalar.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar